Maumere - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka, Very Awales, melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam pohon jati emas di kawasan Pantai Nuba Nanga Bola Wolon, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Komunitas Jaring Sejahtera dan turut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas lingkungan, pegiat literasi, serta warga setempat. Selain penanaman jati emas, peserta juga menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya penghijauan dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Very Awales dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Menanam pohon adalah investasi jangka panjang bagi kehidupan. Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan generasi yang akan datang. Kita ingin kawasan ini menjadi ruang edukasi, konservasi, sekaligus destinasi wisata yang berkelanjutan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan pada malam hari dengan penyalaan 50 obor di kawasan objek wisata edukasi dan konservasi Pantai Nuba Nanga Bola Wolon. Simbolisasi ini menjadi penanda semangat bersama dalam menjaga bumi dari kerusakan lingkungan.
Ketua Asosiasi Desa Wisata (Asidewi), Yance Moa, mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna filosofis yang mendalam.
“Penyalaan 50 obor dan api unggun melambangkan harapan dan komitmen bersama untuk terus menjaga dan merawat bumi. Cahaya obor menjadi simbol kesadaran, persatuan, dan semangat masyarakat dalam melestarikan alam,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Desa Tanaduen sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan konservasi lingkungan.
“Kami ingin menjadikan desa wisata bukan hanya tempat berkunjung, tetapi juga ruang belajar tentang pentingnya menjaga alam. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk masa depan desa dan lingkungan kita,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus mendorong aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Sikka.*arishalilintar

