Teaching Factory SMKN 6 Kupang: Kepsek Asa Lahtang Dorong Siswa Produksi Karya Bernilai Ekonomi

KUPANG, Mutiara Timur – Komitmen menyiapkan lulusan siap kerja terus diperkuat SMKN 6 Kupang melalui program Teaching Factory (TeFa) yang memberi ruang bagi siswa untuk memproduksi berbagai karya nyata. 

Program ini digerakkan langsung oleh Kepala SMKN 6 Kupang, Asa Lahtang, yang mendorong agar proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga melalui praktik produksi yang menyerupai dunia industri.

Melalui program ini, jelas Kepsek kepada media Jumat,(6/3/2026) siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) telah menghasilkan berbagai produk seperti pembuatan papan nama dan berbagai kebutuhan desain lainnya. Produk-produk tersebut bahkan sudah dibeli oleh masyarakat.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, sekolah menyiapkan ruang produksi khusus agar kegiatan produksi tidak mengganggu proses belajar mengajar di kelas.

Ruang ini menjadi tempat siswa mengembangkan kreativitas, baik di bidang desain, produksi media, maupun teknologi digital.

Selain itu, sekolah juga memberikan pendampingan kepada siswa sejak awal masuk sekolah hingga setelah lulus, termasuk membantu mereka mendapatkan pekerjaan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK).

Melalui BKK, sekolah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi alumni.

Beberapa perusahaan bahkan telah melakukan perekrutan langsung di sekolah, seperti perusahaan AGS yang merekrut delapan tenaga kerja serta Indomaret yang melakukan proses tes perekrutan di lingkungan sekolah.

Asa Lahtang optimistis program Teaching Factory akan terus berkembang dan memberikan dampak besar bagi masa depan siswa.

“Lebih baik kita memulai daripada tidak memulai sama sekali. Dengan kerja sama tim yang baik, kami optimis program ini akan berkembang,” ujarnya. **go


Iklan

Iklan