Kupang- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT, Senin (16/3/2026) di Kupang.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi serta redistribusi kepemimpinan di lingkup Pemerintah Provinsi NTT guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, pejabat yang dilantik harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah serta menerjemahkan visi dan misi pemerintah provinsi dalam program nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta memastikan pembangunan berjalan efektif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa birokrasi harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar struktur organisasi pemerintahan.
Melki menambahkan, para pimpinan perangkat daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.
Selain itu, ia menyinggung sejumlah tantangan pembangunan yang masih dihadapi provinsi tersebut, salah satunya terkait sektor pendidikan. Saat ini rata-rata lama sekolah masyarakat NTT masih sekitar 8,22 tahun, lebih rendah dari harapan lama sekolah yang mencapai 13,34 tahun.
Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik agar bekerja disiplin, memantau program secara detail, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Saudara-saudara adalah jenderal lapangan yang menerjemahkan visi misi pemerintah daerah. Karena itu bekerjalah dengan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab kepada rakyat,” ujarnya.
Pelantikan ini juga menandai fase konsolidasi pemerintahan Melki-Johni setelah memasuki tahun pertama kepemimpinan mereka di NTT, yang difokuskan pada penguatan fondasi pembangunan dan percepatan program prioritas daerah.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Sejumlah pejabat dilantik menempati jabatan baru sebagai berikut:
- Drs. Yusuf Larry Rupidara, M.Si – Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan
- Linus Lusy, S.Pd., M.Pd – Kepala Dinas Koperasi dan UKM
- Ir. Yohanes Oktovianus, MM – Asisten Administrasi Umum Sekda NTT
- Ruth Diana Laiskodat – Kepala Dinas Kesehatan
- Henderine Sintiche Laiskodat – Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat
- Alexon Lumba – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Dr. Alfonsus Teodorus – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
- Silvia Ratnawati Pekujawang – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
- drg. Iin Adriani – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB
- Kanisius H. M. Mau – Kepala Badan Kepegawaian Daerah
- Noldi Hosea Pelokila – Kepala Badan Kesbangpol
- Yosef Rasi – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- Doris Alexander Rihi – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Frederik Christian Purwanto Koinunu – Kepala Dinas Perhubungan
- Sulastri H. I. Rasyid – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
- Prisila Q. Parera – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
- Victorius Manek – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
- Adi E. Andala – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
- Rosye Maria Hedwine – Kepala Dinas Sosial
- Mahadin Sibarani – Kepala Pelaksana BPBD
- Alexander Bertianus Koro – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Jose Selestino Martin Snaibuti – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
- Adelino Dakrus Suarez – Kepala Biro Organisasi Setda NTT
Pejabat yang Dikukuhkan
Selain pelantikan pejabat baru, Gubernur NTT juga mengukuhkan sejumlah pejabat yang tetap melanjutkan tugas pada jabatan yang sama, yakni:
- Dr. Drs. Zet Libing, M.Si – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
- Ir. Maxi Yain Erik Nenabu, MT – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah
- Ambrosius Kodo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Petrus Seran Tahu – Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan
- Benyamin Nahak, ST, MT – Kepala Dinas PUPR
- Joas Billy Umbu Wanda – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
- Alfonsius Waturaka – Sekretaris DPRD Provinsi NTT
- Drs. Benhard Meno, MT – Kepala Badan Keuangan Daerah
- Drs. Johan A. Bunmoloban, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
- Agustinus R. Sigasare, ST – Kepala Biro Umum Setda NTT
- Selvi Handayani Nange, S.Sos., M.Si – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan
- dr. Stefanus Desoka – Direktur RSUD **go
