Maumere — Kepolisian Resor Sikka menyelidiki kematian seorang pria berinisial YF, 39 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Kloang Lagot, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 30 April 2026, sekitar pukul 11.30 Wita.
Polisi menyebut peristiwa itu sebagai dugaan bunuh diri, namun menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
“Benar telah terjadi peristiwa dugaan gantung diri,” kata Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tungga, mewakili Kepala Polres Sikka AKBP Bambang Supeno, saat dikonfirmasi.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari keluarga dan saksi di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan awal, korban yang bekerja sebagai buruh harian lepas diduga tengah menghadapi persoalan rumah tangga yang berdampak pada kondisi psikologisnya. Namun, polisi menekankan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara.
Sejauh ini, aparat belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian.
Peristiwa ini menambah perhatian terhadap kasus-kasus serupa yang terjadi di wilayah Sikka dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah pihak mendorong adanya respons lebih serius, termasuk penguatan dukungan kesehatan mental di tingkat komunitas.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan. Hingga kini, proses pengumpulan data dan keterangan tambahan masih terus berlangsung. **arishalilintar
