GERBANG POLRES SIKKA MEMBARA! Aksi GMNI Tuntut Keadilan Siswi Rubit Berujung Bentrokan Fisik

Mutiara timur– Aksi unjuk rasa yang digelar oleh kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka di depan Markas Kepolisian Resor Sikka, Rabu (4/3/2026), berakhir ricuh. Demonstrasi yang bertujuan mengawal penanganan kasus kematian seorang siswi SMP di Desa Rubit berubah menjadi bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.

Ketegangan bermula ketika massa aksi berupaya memasuki halaman Polres Sikka untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Aparat yang berjaga menghadang massa di pintu gerbang, sehingga memicu aksi saling dorong. Situasi pun memanas dan tak terkendali.

Di tengah kericuhan, terjadi kontak fisik antara sejumlah mahasiswa dan aparat. Beberapa oknum petugas terlihat melayangkan pukulan dan tendangan, bahkan menggunakan pentungan untuk membubarkan massa. Sementara itu, mahasiswa tetap berusaha bertahan dan menyuarakan tuntutan mereka.

Pihak kepolisian berupaya meredam keadaan dengan mempertahankan barikade dan mengamankan beberapa peserta aksi dari lokasi bentrokan guna mencegah eskalasi lebih lanjut. Dalam insiden tersebut, seorang mahasiswa dilaporkan mengalami luka gores cukup serius di bagian leher.

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan GMNI agar penyelidikan kasus kematian siswi SMP di Desa Rubit dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Ketua GMNI Sikka, Wilfridus Igo, menegaskan pentingnya pengungkapan fakta secara terang agar keadilan bagi korban dapat ditegakkan.

“Kami meminta proses hukum berjalan jujur dan terbuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Keadilan untuk korban harus menjadi prioritas,” tegasnya dalam orasi.

Setelah situasi berangsur kondusif, aparat akhirnya membuka akses bagi massa untuk masuk ke halaman Mapolres. Di lokasi tersebut, mahasiswa melanjutkan penyampaian pernyataan sikap dan tuntutan mereka kepada jajaran pimpinan kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Mapolres Sikka terpantau kembali aman dengan pengamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan. **(arishalilintar)

Iklan

Iklan