Maumere, Mutiara Timur — Bencana angin kencang yang menerjang Desa Ian Tena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat. Terpaan angin yang datang secara tiba-tiba menyebabkan delapan rumah warga terdampak, dengan enam rumah hancur rata dengan tanah dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak sehingga membuat warga panik dan bergegas menyelamatkan diri. Dalam hitungan menit, atap rumah beterbangan, dinding roboh, dan sebagian bangunan tidak lagi dapat ditempati.
Akibat kejadian itu, delapan keluarga kini terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun tetangga terdekat karena tempat tinggal mereka sudah tidak lagi aman untuk dihuni.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ian Tena, Fensilia Aurelia Nona Onci, mengatakan pemerintah desa bersama perangkat desa akan segera turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi warga yang terdampak sekaligus melakukan pendataan secara menyeluruh.
“Pemerintah Desa Ian Tena bersama perangkat desa akan turun langsung melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak akibat angin kencang ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendataan tersebut penting dilakukan agar pemerintah desa dapat mengetahui secara pasti tingkat kerusakan yang dialami warga, sehingga laporan resmi dapat segera disampaikan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Nona Onci juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera memperoleh bantuan.
“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah serta pihak-pihak terkait, agar warga yang rumahnya rusak bisa segera mendapatkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RW 001 Dusun Dobo, Sergius Moa, berharap pemerintah Desa Ian Tena segera mengambil langkah konkret dalam membantu warga yang terdampak bencana tersebut.
Ia juga menekankan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka dapat memberikan perhatian serius serta bantuan bagi masyarakat yang rumahnya hancur akibat angin kencang.
“Kami berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret untuk membantu warga yang terdampak, dan pemerintah daerah Kabupaten Sikka juga dapat memberikan perhatian serta bantuan agar masyarakat yang rumahnya rusak bisa segera bangkit kembali,” ungkapnya.
Bagi warga Desa Ian Tena, bencana ini tidak hanya merobohkan bangunan rumah, tetapi juga meninggalkan kekhawatiran tentang masa depan tempat tinggal mereka. Di tengah puing-puing yang tersisa, para korban kini berharap adanya kepedulian serta kehadiran pemerintah dan pihak terkait untuk membantu mereka membangun kembali kehidupan yang sempat porak-poranda akibat bencana tersebut. **arishalilintar


