Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Dana SILPA untuk infrastruktur dasar
  • Efisiensi belanja modal Pemkot Kupang
  • Fraksi Golkar DPRD Kupang
  • Kritik APBD Perubahan 2025 Kupang
  • Penurunan PAD Kota Kupang 2025

Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

"Fraksi Golkar DPRD Kupang kritik penurunan PAD 2025, minta pemerintah fokus SILPA untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan dasar."

Kupang – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang menyampaikan pandangan akhirnya terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna ke-VII Masa Sidang III, Senin (15/9/2025).

Dalam pandangan akhir tersebut, Golkar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas penjelasan yang telah disampaikan, namun juga melayangkan sejumlah catatan kritis.

Golkar menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 13 persen yang dianggap perlu segera diatasi. Penurunan itu, menurut penjelasan pemerintah, terjadi karena adanya Peraturan Gubernur terkait Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor.

“Kami meminta pemerintah dan OPD terkait mencari solusi konkret agar PAD kembali meningkat sehingga target pendapatan daerah bisa tercapai,” tegas Fraksi Golkar.

Selain itu, Golkar juga menyoroti dana transfer dari pemerintah pusat yang mengalami penurunan signifikan. Menurut mereka, kondisi ini menuntut pemerintah Kota Kupang untuk lebih efisien dalam belanja, termasuk menekan pengeluaran pada pos belanja modal yang terlalu besar.

Tak hanya itu, Golkar mengingatkan agar anggaran SILPA yang ada diprioritaskan untuk infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan yang selama ini dinilai belum merata di seluruh wilayah Kota Kupang.

“Pemerintah harus lebih fokus pada program pro-rakyat untuk menekan angka kemiskinan. SILPA jangan hanya jadi angka, tetapi harus menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat,” lanjutnya.

Golkar menegaskan, perubahan APBD 2025 harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD, serta memastikan catatan-catatan fraksi dijadikan acuan serius dalam implementasi kebijakan.

Pada akhirnya, Fraksi Partai Golkar menyatakan menerima rancangan perubahan APBD 2025 untuk ditetapkan sesuai mekanisme peraturan perundangan, dengan syarat pemerintah konsisten menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD. *(go)









Baca Juga
Tag:
  • Dana SILPA untuk infrastruktur dasar
  • Efisiensi belanja modal Pemkot Kupang
  • Fraksi Golkar DPRD Kupang
  • Kritik APBD Perubahan 2025 Kupang
  • Penurunan PAD Kota Kupang 2025
Bagikan:
Berita Terkait
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
Berita Terbaru
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
  • Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Kritik Penurunan PAD dan Minta Dana SILPA Difokuskan ke Infrastruktur Dasar
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Fraksi PERSATUAN Hanura Setuju Perubahan Bentuk Hukum PT BPD NTT Jadi Perseroda, Tapi Punya Catatan

  • Melki Laka Lena Tegaskan MBG Bukan Sekadar Bantuan, Program Gizi Gratis Dongkrak Ekonomi NTT

  • Dosen Undana Satu-satunya Wakil Indonesia Ikuti Diklat Panas Bumi di New Zealand Slug:

  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT

  • Gerindra Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Target Dividen Rp100 Miliar Disorot

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.