Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah

Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang  — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi meluncurkan buku “Asa dan Rasa: Refleksi Setahun Ayo Bangun NTT” di Aula El Tari, Kamis (9/4/2026). Buku setebal 255 halaman  yang terdiri dari 12 bab ini menjadi catatan penting sekaligus refleksi terbuka atas perjalanan satu tahun kepemimpinan Gubernur Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma.

Buku ini ditulis oleh sekitar dua puluh penulis dari berbagai latar belakang, dengan editor utama Rudy Rohi. Kehadirannya tidak hanya sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi publik, pertanggungjawaban moral, serta refleksi intelektual atas janji politik dan realisasi kebijakan di tahun pertama pemerintahan.

Dalam bagian awal terdapat sambutan Gubernur Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa satu tahun pertama merupakan fase krusial dalam membangun fondasi pembangunan daerah.

“Satu tahun memang belum cukup untuk mengubah segalanya, tetapi menjadi langkah awal untuk meletakkan fondasi, menegaskan arah, dan memperkuat komitmen pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya dalam buku tersebut.

Ia menekankan bahwa semangat Ayo Bangun NTT merupakan gerakan kolektif yang membuka ruang partisipasi bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, dari desa hingga diaspora.

Dalam buku ini, Rudy Rohi sebagai editor utama menegaskan bahwa refleksi yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai klaim keberhasilan, melainkan ruang terbuka untuk penilaian publik.

Menurutnya, buku ini memperlihatkan bagaimana jarak antara “asa” (harapan) dan “rasa” (kenyataan) mulai bergerak menuju titik temu.

“Refleksi dalam buku ini menunjukkan rute dan jarak antara asa dan rasa mulai mengarah pada kenyataan, meski masih menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa pembaca tetap memiliki otoritas penuh untuk menilai dan memaknai isi buku secara subjektif.

Secara substansi, buku ini mengulas berbagai langkah strategis pemerintah dalam satu tahun pertama, antara lain: Quick Wins sebagai program percepatan pembangunan; Tujuh Pilar Pembangunan sebagai arah kebijakan utama; Penguatan ekonomi rakyat melalui program OVOP, OCOP, dan OSOP; Pengembangan NTT Mart dan Dapur NTT; Peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan;

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan kemandirian fiskal daerah serta membangun ekosistem ekonomi rakyat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Buku ini menegaskan bahwa masyarakat dan budaya merupakan fondasi utama pembangunan di NTT. Identitas lokal tetap dijaga sebagai kekuatan dalam menghadapi modernitas.

Pemerintah juga memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, layanan kesehatan, serta perlindungan perempuan dan anak.

Pendekatan kolaboratif menjadi kekuatan utama dalam kepemimpinan Melki–Johni. Pemerintah membuka ruang bagi kontribusi berbagai pihak, termasuk diaspora NTT di dalam dan luar negeri, dalam bentuk gagasan, jejaring, hingga investasi sosial.

Peluncuran buku ini turut menjadi momentum untuk mendorong budaya literasi. Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Dr. Lery Rupidara, mengajak masyarakat membangun budaya baca dan tulis sebagai bagian dari demokrasi.

Mengutip Benjamin Franklin, ia menegaskan pentingnya dokumentasi: “pensil yang paling pendek lebih baik daripada ingatan yang paling panjang”.

Buku Asa dan Rasa menegaskan bahwa meskipun perjalanan masih panjang, arah pembangunan NTT mulai terbentuk. Fondasi ekonomi rakyat, penguatan SDM, dan reformasi birokrasi menjadi fokus utama.

Peluncuran buku ini diharapkan menjadi pemicu evaluasi berkelanjutan serta inspirasi bagi masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam pembangunan.

Dengan semangat Ayo Bangun NTT, perjalanan dari asa menuju rasa, dari harapan menjadi kenyataan, terus diupayakan melalui kerja kolaboratif seluruh elemen masyarakat. **go




Baca Juga
Tag:
  • Daerah
Bagikan:
Berita Terkait
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
Berita Terbaru
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal




Terpopuler
  • WFH ASN Kota Kupang Mulai Jumat, Ini Aturannya

  • SIKKA DI UJUNG TITIK NADIR: CIPAYUNG PLUS SIAP GELAR AKSI BESAR, NILAI KINERJA PEMDA GAGAL TOTAL

  • Digerebek Warga, Dua Oknum Lurah di Kota Kupang Babak Belur, Dilarikan ke RS Bhayangkara

  • Logu Senhor Sikka Difilmkan! Tradisi Jumat Agung yang Tak Pudar Zaman

  • Dua Lurah Digerebek di Kos, Wali Kota Kupang Tegas Siapkan Sanksi

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.