Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Anton Natun
  • asas pemerintahan yang baik
  • kisruh Satpol PP Kupang
  • konflik pedagang siomay
  • lurah Damai Kupang

Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang — Kisruh antara Lurah Nefonaek dan seorang pedagang salome di Kota Kupang terus menuai sorotan publik. Kali ini, Anton Natun, Anggota DPRD Kabupaten Kupang sekaligus tokoh masyarakat setempat, angkat bicara.

Dalam pernyataannya, Anton menyoroti indikasi sentimen pribadi dari pihak kelurahan terhadap pedagang siomay bernama salome, yang lapaknya berada di atas lahan pribadi milik keluarga Natun. Ia menyayangkan tindakan Lurah Nefonaek yang dinilai tidak profesional dan bertentangan dengan asas pemerintahan yang baik.

 “Lurah mengeluarkan surat larangan berjualan dengan alasan tidak pernah lapor tiga tahun. Padahal, kelurahan sendiri yang mengeluarkan surat keterangan usaha tahun 2024 dan menerima biaya administrasi Rp500.000,” tegas Anton kepada media Selas, (17/6).

Ia menilai alasan yang digunakan lurah sangat lemah dan tidak berdasar hukum. Menurutnya, tindakan seperti ini lebih dilatari oleh ketidaksukaan pribadi, bukan penegakan aturan.

Anton juga menilai langkah lurah yang hanya bersurat kepada pedagang tanpa melibatkan pemilik lahan adalah pelanggaran prosedur. “Kalau ibu lurah mau tertibkan, ya bersuratlah kepada kami pemilik lahan. Jangan hanya ke pedagang yang menyewa,” katanya.

Lebih jauh, Anton menyebut lurah tersebut tidak layak memimpin kelurahan dan meminta Wali Kota Kupang untuk mencopotnya.

“Kami siap berdiskusi, kami bukan preman. Tapi kalau pendekatannya negatif dan arogan, kami juga siap menanggapi. Pemerintah harus menunjukkan keteladanan, bukan kekuasaan,” pungkas Anton. *(go)







Baca Juga
Tag:
  • Anton Natun
  • asas pemerintahan yang baik
  • kisruh Satpol PP Kupang
  • konflik pedagang siomay
  • lurah Damai Kupang
Bagikan:
Berita Terkait
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
Berita Terbaru
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
  • Anton Natun Tokoh Masyarakat Kritik Lurah Nefonaek: Ada Indikasi Sentimen dan Langgar Asas Pemerintahan
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Dugaan Uang Jaminan Rp50 Juta Menggema, Rilis Enam Kasus BBM Polres Sikka Justru Memunculkan Pertanyaan Baru

  • SMKN Habibola Resmi Kantongi Izin Operasional, Hadirkan Pilihan Pendidikan baru bagi Generasi Muda Kecamatan Doreng

  • Warga Pelibaler Ultimatum 8 Hari: Bak Air Rp65 Juta Harus Tuntas, Pj Kades Janji Kawal Hingga Selesai

  • Akademisi Undana Nilai Kepemimpinan Chris Widodo-Serena Kian Solid, Pembagian Tugas Dinilai Berjalan Efektif

  • Dishub Kota Kupang Siapkan Parkir Non-Tunai, Bernadinus Mere: Jukir Akan Gunakan Barcode QRIS Mulai Juli 2026

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.