Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Dinas Kesehatan Kupang
  • HWDI
  • Kota Kupang
  • layanan kesehatan inklusif
  • penyandang disabilitas
  • Serena Cosgrova Francis
  • SOP Puskesmas
  • Wakil Wali Kota Kupang

Wawali Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menegaskan komitmen pemerintah membangun layanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Akses kesehatan yang layak bukan lagi pilihan, tapi kewajiban.

Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Perspektif Disabilitas dan Review SOP Puskesmas di Hotel Sahid T-More, Rabu (21/05).

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Pusat, Revita Alvi, Ketua III HWDI Walin Hartati, Ketua DPD HWDI Provinsi NTT, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, perwakilan FITRA, Direktur Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wawali Serena menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret menuju Kota Kupang yang lebih humanis, setara, dan inklusif. Ia menyoroti angka 9,4% perempuan penyandang disabilitas yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan reproduksi sebagai bentuk ketimpangan nyata yang harus segera diatasi.

"Ini bukan sekadar angka, tapi gambaran tantangan yang harus kita benahi bersama,” ujarnya.

Ia mengapresiasi HWDI yang terus menjadi suara bagi kelompok rentan dan menyampaikan bahwa Pemkot Kupang tengah mengkaji pengangkatan staf khusus dari kalangan disabilitas untuk mendampingi proses penyusunan kebijakan publik.

Wawali juga menekankan pentingnya layanan kesehatan yang ramah disabilitas, tidak sekadar simbolik. Ia menyebutkan fasilitas seperti ramp untuk kursi roda, pendampingan untuk tunanetra, dan running text untuk tunarungu wajib tersedia di puskesmas dan rumah sakit.P

"Pelayanan harus benar-benar inklusif, bukan hanya indah di atas kertas,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian UMKM guna memberikan pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi bagi perempuan serta penyandang disabilitas, dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum HWDI Revita Alvi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program advokasi yang dijalankan HWDI di seluruh Indonesia. Ia menegaskan pentingnya membangun perspektif yang tepat di kalangan tenaga kesehatan agar mereka dapat berinteraksi secara etis dan profesional dengan penyandang disabilitas.

"Kami ingin memastikan bahwa pengalaman langsung dari penyandang disabilitas menjadi dasar penyusunan kebijakan dan SOP,” katanya.

Pelatihan yang digelar selama empat hari ini juga melibatkan observasi di enam puskesmas di NTT untuk mendorong aksesibilitas dan akomodasi yang lebih layak. Revita menyebut tiga tujuan utama dari kegiatan ini: membangun pemahaman, mencegah tumpang tindih kebijakan, dan meningkatkan sensitivitas terhadap ragam kebutuhan disabilitas.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang adil, setara, dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, merasa dilayani dan dihargai. *()


Baca Juga
Tag:
  • Dinas Kesehatan Kupang
  • HWDI
  • Kota Kupang
  • layanan kesehatan inklusif
  • penyandang disabilitas
  • Serena Cosgrova Francis
  • SOP Puskesmas
  • Wakil Wali Kota Kupang
Bagikan:
Berita Terkait
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
Berita Terbaru
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
  • Wawali  Kota Kupang: Stop Diskriminasi Faskes, Disabilitas Berhak Dilayani Setara!
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Mengabdi Sejak 2006 di Kojadoi, Guru PNS Pertanyakan Status dan Dugaan Hilangnya SK

  • Adonara Soroti Ketimpangan Pembangunan di Flores Timur, Pemerintah Diminta Berlaku Adil

  • Warga Desa Gera Soroti Ketimpangan Sosial, Janji Bupati dan DPRD Dapil IV Dipertanyakan

  • 435 Mahasiswa Diwisuda, Unipa Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berdaya Saing Global

  • Ziarah Bulan Maria, Kelompok Arisan Gereja Tua Sikka Kupang Bangun Solidaritas dan Kebersamaan di Gua Bikoni

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.