Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • fasilitas sekolah rusak
  • realita sekolah Kupang
  • SD Inpres Oesapa Kecil 1
  • Sekolah Bersih dan Hijau
  • sekolah kelompok A
  • sekolah tidak terurus
  • tempat sampah tidak standar
  • Wenseslaus Kavit

Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:


Kupang – Pernyataan Kepala SD Inpres Oesapa Kecil 1, Wenseslaus Kavit, S.Pd., yang menyebut sekolahnya sebagai bagian dari "Kelompok A" dalam kategori sekolah bersih, sehat, dan hijau, ternyata berbanding terbalik dengan kondisi yang ditemui langsung oleh media pada Selasa, (6/5/25).

Dalam wawancara yang berlangsung di ruang kerjanya, Wenseslaus mengklaim bahwa sekolah yang dipimpinnya telah mendapatkan penilaian terbaik dari berbagai lembaga, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pendidikan, dan Mabes Polri, hingga Dinas terkait di Kota Kupang. Menurutnya, penghargaan dan kunjungan dari lembaga-lembaga tersebut menjadi bukti nyata bahwa sekolah tersebut layak menyandang predikat unggul dalam aspek kebersihan, kesehatan, dan kehijauan lingkungan.

Namun, pantauan media pada hari yang sama justru memperlihatkan potret berbeda. Fasilitas di SD Inpres Oesapa Kecil 1 tampak memprihatinkan. Paving block di halaman sekolah tidak rata, banyak yang rusak dan terkesan dibiarkan terbengkalai. Di sisi lain, tempat sampah yang seharusnya mengikuti sistem tiga warna (organik, anorganik, dan B3) sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah, tidak tersedia secara lengkap.

Salah satu tempat sampah bahkan terlihat rusak dengan tutup terlepas, dan tidak mendapat perhatian meski dilewati oleh guru, siswa, maupun staf sekolah. Sampah-sampah plastik dan sisa makanan ditemukan berserakan di depan ruang kelas, diletakkan dalam dos air minum atau bak semen seadanya.

Ironisnya, Wenseslaus menekankan bahwa pihak sekolah rutin memberikan edukasi kebersihan kepada siswa setiap apel pagi. Namun, kondisi lingkungan sekolah yang tampak semrawut memunculkan keraguan atas efektivitas edukasi tersebut.

Realita ini memperlihatkan adanya ketimpangan antara klaim prestasi dan kondisi aktual di lapangan. Meskipun mengusung moto pelayanan sebagaimana diwajibkan Pemerintah Kota Kupang, penerapan nyata dari semboyan tersebut masih belum tampak dalam pengelolaan kebersihan sekolah. *(go)


Baca Juga
Tag:
  • fasilitas sekolah rusak
  • realita sekolah Kupang
  • SD Inpres Oesapa Kecil 1
  • Sekolah Bersih dan Hijau
  • sekolah kelompok A
  • sekolah tidak terurus
  • tempat sampah tidak standar
  • Wenseslaus Kavit
Bagikan:
Berita Terkait
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
Berita Terbaru
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
  • Kontradiksi Mencolok: Klaim Sekolah "Kelompok A" Tak Sejalan dengan Fakta di Lapangan
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Mengabdi Sejak 2006 di Kojadoi, Guru PNS Pertanyakan Status dan Dugaan Hilangnya SK

  • Adonara Soroti Ketimpangan Pembangunan di Flores Timur, Pemerintah Diminta Berlaku Adil

  • Warga Desa Gera Soroti Ketimpangan Sosial, Janji Bupati dan DPRD Dapil IV Dipertanyakan

  • 435 Mahasiswa Diwisuda, Unipa Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berdaya Saing Global

  • Ziarah Bulan Maria, Kelompok Arisan Gereja Tua Sikka Kupang Bangun Solidaritas dan Kebersamaan di Gua Bikoni

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.