Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • audit Dana Desa
  • audit Dana Puskesmas
  • Bupati Kupang
  • efisiensi anggaran
  • patung Kristus Semau
  • revisi SOTK
  • smart city
  • tata kelola pemerintahan
  • wisata religi Semau
  • Yosef Lede

Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang – BUPATI Kupang, Yosef Lede, SH, dalam pertemuan dengan awak media di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Sabtu,(01/03/25) menegaskan langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menata birokrasi dan meningkatkan efisiensi anggaran.

Menurutnya, tata kelola pemerintahan harus lebih efektif dan efisien dengan konsep smart city serta penataan organisasi perangkat daerah (OPD). "Kami akan melakukan percepatan revisi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), menyesuaikan dengan Perpres Nomor 1 tentang efisiensi anggaran," ujarnya.

Bupati Kupang juga menyoroti pentingnya audit terhadap pengelolaan Dana Desa dan Dana Puskesmas, yang menurutnya masih banyak mengalami carut-marut. "Kami akan mengaudit tiga tahun ke belakang, baik secara administrasi maupun fisik, agar transparansi dan akuntabilitas benar-benar terwujud," tegasnya.

Dalam 100 hari kerja pertamanya, Yosef Lede menargetkan pembangunan sejumlah proyek strategis, termasuk:

  • Pembangunan Wisata Religi di Semau: Proyek patung Kristus akan dikaji bersama Universitas Nusa Cendana (Undana) dan dilakukan sayembara desain.
  • Penyediaan 3.000 Rumah bagi ASN: Upaya ini bertujuan agar ASN berdomisili di Kabupaten Kupang, sehingga perekonomian daerah tidak terkuras keluar.
  • Pembentukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar: Pemerintah akan membentuk badan usaha untuk mengelola pasar secara profesional dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  • Investigasi Perekrutan PPPK: Pemerintah akan membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan kecurangan dalam seleksi PPPK, guna memastikan transparansi dan keadilan bagi peserta.

Selain itu, Bupati menegaskan komitmennya terhadap program beasiswa "Kartu Kabupaten Kupang Pintar," yang akan langsung berjalan untuk mendukung mahasiswa, terutama yang berada di tahap akhir studi.

"Ke depan, kami ingin meningkatkan kualitas SDM di desa agar pengelolaan anggaran lebih baik dan meminimalkan penyalahgunaan," tambahnya.

Dengan berbagai inisiatif ini, Yosef Lede optimistis Kabupaten Kupang akan mengalami perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan, efisiensi anggaran, dan kesejahteraan masyarakat. *(go)

Baca Juga
Tag:
  • audit Dana Desa
  • audit Dana Puskesmas
  • Bupati Kupang
  • efisiensi anggaran
  • patung Kristus Semau
  • revisi SOTK
  • smart city
  • tata kelola pemerintahan
  • wisata religi Semau
  • Yosef Lede
Bagikan:
Berita Terkait
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
Berita Terbaru
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
  • Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Polisi Telusuri Jejak Remaja Hilang di Sikka, Pakaian Ditemukan di Gudang TK

  • Saksi Anak Tanpa Pendamping, Penyidikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Sikka Disorot

  • Direktur STIKUM Prof. Yohanes Usfunan: "Kebebasan Berekspresi Harus Dibatasi demi Menjaga Martabat dan Ketertiban Umum," Orasi Ilmiah Wisuda Sarjana Hukum

  • Sebulan Laporan KDRT di Rote Ndao, Terlapor IA Belum Diperiksa Penyidik Polres

  • Lulusan STIKUM Diminta Jadi Pembela Keadilan, Bukan Sekadar Penghafal Pasal

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.