Penjabat Wali Kota Buka Seminar Nasional Dan Muswil Himpsi Ntt III

Kota Kupang // PENJABAT Wali Kota Kupang George M. Hadjoh, S.H., hadir dan membuka kegiatan Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah  HIMPSI NTT III, Rabu (28/06) pagi bertempat di Hotel Naka, Fatululi.

Seminar nasional dengan mengusung topik “Cyber Bullying : Dinamika Psikologis Korban dan Pelaku” serta musyawarah wilayah NTT III yang prakarsai oleh Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) bertujuan untuk membahas isu-isu tentang keilmuwan psikologi yang ada di NTT, selain sebagai forum berkumpulnya para ilmuwan dan profesional psikologi guna memilih Ketua HIMPSI NTT periode berikutnya, tahun 2023 sampai tahun 2027.

Penjabat Wali Kota Kupang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Seminar Nasional sekaligus Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III di Kota Kupang. Menurutnya, kehadiran para psikolog yang terhimpun dalam HIMPSI baik sebagai peserta seminar maupun pengurus merupakan bagian dari panggilan keprofesian untuk melayani masyarakat. 

George pun menekankan bahwa regenerasi dalam organisasi itu penting untuk dapat mengambil langkah-langkah yang berani agar bisa memperkuat dan membesarkan organisasi dengan idealisme dan visi yang jauh lebih hebat. "Sebuah organisasi harus memiliki karakter yaitu kebersamaan, kepedulian dan kepekaan terhadap sesama dan segala sesuatu yang ada disekitarnya", kata George. 

Sementara itu, Ketua HIMPSI NTT Andriany Lay, S.Psi., M.Psi.Psikolog dalam sambutannya menjelaskan bahwa HIMPSI NTT akan akan berulang tahun ke 21 di NTT pada bulan September mendatang, hal ini menggambarkan bahwa HIMPSI NTT telah memasuki usia yang cukup matang dalam perkembangannya. Oleh karena itu ia mengajak seluruh anggota dan pengurus untuk saling mendukung dengan semangat dan motivasi yang sama untuk agar HIMPSI bisa semakin memberikan kontribusi nyata bagi NTT.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada banyak ahli psikologi yang telah menyelesaikan sekolah di luar negeri dan kembali ke NTT, mereka akan menjadi kekuatan sumber daya manusia bagi Propinsi Nusa Tenggara Timur yang masih sangat membutuhkan tenaga psikologi.

"Kebutuhan NTT untuk tenaga psikolog ini sangat besar tetapi penyebarannya tidak merata dan kebanyakan psikolog terpusat di Kota Kupang, Maumere dan Sumba", jelasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Theodora Takalapeta, S.Psi., M.Psi. Psikolog dalam laporan singkatnya menjelaskan dasar hukum pelaksanaan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III berdasarkan AD/ART HIMPSI Bab VI Pasal 10 dan hasil Rapat Pengurus HIMPSI Wilayah NTT. Seminar dan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III akan dilangsungkan secara daring dan luring dengan mengusung tema besar yaitu "Memasyarakatkan Psikologi Menuju NTT Sehat Mental". 

Ditambahkannya, jumlah peserta yang mengikuti jalannya kegiatan Seminar Nasional secara online dan on-site sebanyak 64 orang sedangkan anggota HIMPSI aktif sejumlah 25 orang. Acara sekaligus akan dirangkai dengan pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Psikologi Klinis kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT selanjutnya diakhiri dengan pelantikan kepengurusan yang baru.

Turut hadir, Ketua Ikatan Psikologi Pusat, Natalia Kusumawardani, S.Psi., M.Psi. Psikolog., Subdit Siber Polda NTT, Ipda Nina Sailana, SH., Mitra HIMPSI NTT, Perwakilan dari DP3A, SDM Polda NTT, BKKBN Provinsi NTT dan FKM Undana. *PKP_rdp

Iklan

Iklan