Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Pojok Rohani

Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Sumba, mutiara-timur.com // PASTOR Rekan Paroki Sto. Hendrikus Melolo, RD. Elfridus Pati Bombo menegaskan,  Pencurahan Roh Kudus pada Hari Pantekosta adalah permulaan misi baru pengembangan gereja. 

Pantekosta adalah hari lahirnya gereja. Hari Pantekosta adalah sebuah ledakan dahsyat bagi gereja saat itu. Dimana para rasul yang awalnya takut dan hampir berpisah kembali bersatu dan berani mewartakan Kebangkitan dan Cinta Kasih Tuhan Yesus. 

Demikian Romo Idus dalam kotbahnya pada perayaan Hari Pantekosta di Gereja Paroki Sto. Hendrikus Melolo, Minggu (28/5/2023). 

Lebih jauh di katakan, saat Rasul  Lukas menulis Kitab Suci, beliau tidak pernah berpikir apa yang dilakukannya merupakan pekerjaan besar dilakukàn orang orang kecil. Para rasul, menurut Romo Idus, adalah orang kecil dan sederhana. 

Kehadiran Roh Kudus merubah hati para rasul untuk mewartakan Karya Cinta Kasih Allah lewat PutraNya Tuhan Yesus Kristus secara berani dan dimengerti seluruh Bangsa di dunia Pantekosta. Roh Kudus datang berupa lidah-lidah api yang membakar dosa-dosa manusia. 

Pada bagian lain kotbahnya, Romo Idus mengatakan,  peristiwa Pantekosta adalah Roh Kudus mewartakan bahasa kasih yang dapat dipahami setiap orang "Iman yang baik berupa bahasa dan tindakan kasih," tandasnya.

Ditegaskan, Karya Allah tidak bisa di halangi manusia. Allah sendiri yang berkenan mencurahkan Roh  Nya. Roh Kudus sendiri yang berbicara dalam diri para Rasul. 

"Pantekosta munculkan hukum Cinta Kasih yang menguasai dunia. Perihal mengampuni hanya kasih yang bisa melakukanNya," urai Romo Idus.

Roh kudus sampai saat ini tetap menjiwai Gereja Kristus. Pantekosta. Roh Kudus ada dalam hidup kita. Gereja tetap dijiwai Roh Kudus. Pada Hari Raya Pantekosta, Romo Idus berkenan memberikan Sakramen Ekaristi ( Komuni Kudus/Sambut Baru -Red) kepada lima warga pusat paroki.

Selanjutnya pada hari Minggu (4/6/2023) di Paroki imi Uskup Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR akan memberikan Sakramen Krisma kepada umat Paroki Sto Hendrikus Melolo(*)

Baca Juga
Tag:
  • Pojok Rohani
Bagikan:
Berita Terkait
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
Berita Terbaru
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
  • Pentekosta Adalah Ledakan Dahsyat Bagi Gereja
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal









Terpopuler
  • Janda Lansia di Dusun Hepang Bertahan di Rumah Bambu Lapuk yang Nyaris Roboh

  • Nama Dicatut dan Disudutkan di Media Sosial, Warga Watuliwung Siapkan Laporan ke Polres Sikka

  • Menolong Persalinan di Tengah Laut, Bidan Muda Sikka Terima Penghargaan Kemanusiaan

  • Viktor Dethan Timnas Indonesia Pulang ke Kampus, San Pedro Dorong Potensi Anak Muda NTT

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SMP oleh Oknum Polisi Masuk Sidang Etik, Keluarga Korban: Jangan Berhenti di Kode Etik

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.