Mahasiswa Aryasatya Deo Muri Ikut Pembekalan Sebelum Mulai Perkuliahan

Kupang,mutiaratimur.net //  MAHASISWA Baru (Maba) Universitas Aryasatya Deo Muri Tahun Akademik 2022/2023 aktif mengikuti pembekalan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka sebelum memulai kegiatan perkuliahan.

Pembekalan dilakukan guna pemahaman dasar terkait Implementasi MBKM bagi Maba sebelum mengikuti perkuliahan di kelas maupun Bentuk Kegiatan Pembelajaran MBKM kedepannya.

Pemahaman dasar implementasi MBKM tersebut dijelaskan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Patris Kami, M.Hum. di Aula Universitas Aryasatya Deo Muri, Selasa (30/8/2022).

Kegiatan pembekalan tersebut dibuka  oleh Rektor Universitas Aryasatya Deo Muri, Yohanes Paulus Sili Bataona, S.Fil.,M.Pd. 

Dalam Sambutannya Rektor menjelaskan dalam dunia Pendidikan Tinggi tidak ada sekat apapun, baik usia, jenis kelamin, latar budaya maupun agama.

Rektor Paulus Bataona juga menegaskan bahwa belajar itu Longlife Education atau Belajar itu sepanjang hayat. "Bahwa mecahkan suatu persoalan masa kini, senjata yang paling ampuh masih tetap pada pendidikan tinggi, Ungkapnya.

Pembekalan tersebut dalam hajatan temu sapa Mahasiswa Baru Universitas Aryasatya Deo Muri Tahun Akademik 2022/2023 yang  juga sebagai Mahasiswa angkatan pertama di bawah Managemen Uyelindo Group.

Dalam temu sapa tersebut dikemas dalam suasana keakraban yang dilanjutkan diskusi terkait model, dan implementasi dalam kegiatan perkuliahan ke depan antara Dosen dan Mahasiswa.

Dr. Patris selalu Wakilr Rektor Bidang Akademik dalam arahannya memberikan spirit dan penguatan bahwa seorang Mahasiswa harus mempersiapkan dirinya secara baik, karena menurutnya, Mahasiswa yang memiliki daya kritis dalam perkuliahannya ia mampu memecahkan persoalan-persolan dalam kehidupannya.

Dijelaskan juga oleh Dr. Patris, dalam perkuliahan kedepan Mahasiswa akan disiapkan secara baik yakni semester satu sampai semester tiga akan diperkuat Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dan juga berbagai mata kuliah Program Studi (Prodi) dengan penerapan lebih pada penguatan secara teoretis sedangkan semester empat dan lima akan diarahkan mahasiswa fokus pada pilihannya untuk mempersiapkan kegiatan di luar prodinya, magang atau praktik kerja di semester enam-sampai semester delapan.

Dr. Patris dalam arahan sekaligus memberikan spirit kepada mahasiswa, bahwa hasil belajar yang optimal akan diterapkan di Universitas Aryasatya Deo Muri dengan implementasi MBKM yakni, Mahasiswa akan dilatih terus menerus sesuai dengan roh keprodian masing-masing secara konsisten dan terus menerus, sehingga mahasiswa dipersiapkan secara kritis terhadap sesuatu fenomena yang berkaitan dengan dirinya maupun diluar dirinya yang dikemas dalam kegiatan perkuliahan. 

"Mahasiswa itu individu dewasa yang harus mengembangkan cara belajar yang tidak berpusat pada karir studi, namun lebih pada karir kehidupan seperti bekerja. Seorang mahasiswa harus mengembangkan Self Regulatef Learning di lingkungan Universitas Aryasatya Deo Muri yang menitikberatkan pada pembelajaran secara Student Center Learning yang artinya problem-problem akademis itu dipecahkan dalam kegiatan akademik yang kritis, sehingga mahasiswa dilatih untuk terus kritis dengan berbagai prodak yang terstruktur" urai Dr. Patris.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Sarpras, Daniel Tonu, S.E., M.Si, memberikan pemahaman terkait penertiban administrasi secara umum, sehingga mahasiswa terlatih untuk mampu mendokumentasikan apa yang menjadi hak dan kewajibannya sebagai mahasiswa yang baik.

Lebih lanjut dalam diskusi panel, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Arnoldus Djoneng, S.S., M.Hum. mendorong mahasiswa untuk membentuk berbagai kelompok diskusi terstruktur, oraganisasi internal kampus baik ormawa maupun kelompok organisasi keagamaan, guna menghiduokan suasana kampus yang benar-benar menganut dan mengimplementasikan MBKM. 

Mahasiswa baru Tahun Akademik 2022/2023 dalam kegiatan temu sapa tersebut sangat antusias mengikuti, karena bagi mereka segala sesuatu sebelum berkegiatan harus dimulai dengan informasi awal, sehingga dalam perkuliahan atau dunia pendidikan tinggi mereka dilatih banyak hal baik secara teoretis maupun praktik.

Antusias Mahasiswa nampak dalam sesi diskusi, banyak apresiasi, dan mereka berharap dan meyakini Universitas Aryasatya Deo Muri kedepan menjadi Universitas ternama karena dibawahi oleh orang-orang hebat di bawah naungan Uyelindo Group yang mana kematangan mengelola dunia pendidikan tinggi tidak perlu diragukan lagi, karena Uyelindo Group sendiri membawahi 3 pendidikan tinggi dan satu SMK yakni, Stikom Uyelindo, Stikom Artha Buana, Universitas Aryasatya Deo Muri dan SMK Uyelindo yang semuanya berlokasi di tengah-tengah pusat kota Kupang, sehingga Mahasiswa memilih kampus-kampus tersebut tidak sulit secara transportasi maupun tempat tinggal seperti kos-kosan.*()

Iklan

Iklan