Bupati Djafar Achmad : Ende Rahimnya Ideologi NKRI, 1Juni 2022 Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Pancasila


Mutiaratimur.net //BERBICARA tentang Kabupaten Ende dalam sejarah Republik Indonesia, tentu setiap orang sebagai anak bangsa akan teringat pada Pancasila. Ingat Pancasila, ingat Ir. Soekarno Presiden RI pertama yang mencetuskan dan melahirkan Pancasila. 

Soekarno yang seringkali dalam pidato atau orasi politiknya mengingatkan kepada rakyat dengan ungkapan JASMERAH, JAngan Sekali-kali MElupakan SejaRAH itu boleh terkesan membathin dilubuk pemerintahan dan warga masyarakat Kabupaten Ende.

Karenanya tak heran muncul inisiatif Bupati Ende H. Djafar Achmad bersama jajarannya membuktikan ketaklupaannya bersama rakyat  akan sejarah. 

Pemerintahan Kabupaten Ende berusaha dengan terobosan menawarkan agar Upacara Hari Peringatan Lahirnya Pancasila, 1 Juni 2022 secara Nasional dilaksanakan di Ende-Flores, dengan Pemimpin Upacara Presiden Joko Widodo.

Demikian Bupati Ende, H. Djafar Achmad memberikan keterangan kepada awak media ini di ruang Aston hotel pada hari ini, Senin (25/4).

"Kali ini kita ada rencana besar di Kabupaten Ende untuk menghadirkan Presiden Joko Widodo memimpin upacara memperingati hari lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2022. Karena Kabupaten Ende sebagai rahimnya Pancasila ketika bung Karno dibuang ke Ende 1934 sampai 1938. Di Ende beliau merenungkan awal lahirnya dasar negara kita yaitu Pancasila,"ungkap Bupati Djafar.

Dalam mewujudkan peristiwa bermakna dan bermartabat ini pemerintah Kabupaten Ende mulai denga perencanaan dan langkah stretegis guna menawarkan ke Presiden RI untuk hadir dengan cara tertentu dan meyakinkan.

"Kegiatan ini rencana awal mulanya kami laporkan ke BIP (Badan Ideologi Pancasila-red), karena domainnya Pancasila ada di BIP  lalu disampaikan ke Istanah (kepresidenan), dan ada angin segar. Karena tim Istana dan BIP  telah datang survei menyetujui kali ini Kabupaten Ende Sebagai Tuan Rumah Peringatan Hari Lahirnya Pancasila," tutur orang nomor satu Kabupaten Ende ini.

Menurut Djafar Achmad, secara prinsip dan struktur BIP telah melihat tempat upacara dan beberapa hal lain yang penting. Itu pun sudah siap, tetapi  ada juga beberapa hal yang direkomendasikan supaya diperbaiki, seperti ruang ICU di Bandara, beberapa jalan yang kondisinya rusak, akmodasi dan fasilitas lainnya.

"Persiapan kita sudah 80 persen, tinggal kepastian Presiden datang ke Ende. Bila tidak ada hal yang luar biasa di masa pandemi covid-19 ini Pak Presiden akan datang dan kita akan memperhatikan lagi hal-hal yang butuh persiapan, maka akan segera dibenahi," ujarnya.

Terkait adanya keterlibatan Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Gubernur, ia telah melakukan koordinasi dan Gubernur pun telah menyampaikan ke Presiden.

"Untuk Gubernur dalam keterlibatan dengan persiapan, Gubernur  sudah melaporkan tentang persiapan ini ke Presiden, ini juga luar biasa,"ujarnya.

Dalam acara ini  diinfokan Bupati, akan hadir perangkat-perangkat penting nasional, selain Presiden juga Ketua DPR RI dan Ketua DPD RI serta berbagai jajaran  penting tingkat nasional.

Bangun Patung Raksasa Bung Karno 

Bupati Ende dihadapan para awak media juga menggambarkan adanya Patung Ir. Soekarno  tertinggi dan terbesar atau raksasa akan  segera dibangun, karena sudah ada planning sebelumnya dan masih menunggu anggarannya.  Jika dibangun, Patung Bung Karno di Ende akan menjadi icon destinasi pariwisata sejarah ideologi kebangsaan RI.

"Kita juga akan bangun Patung Bung Karno untuk mengenang Kabupaten ini sebagai tempat bernilai historis adanya Pancasila di NKRI. Dengan demikian di NTT secara nasional atau internasional dunia pariwisata tidak hanya dikenal potensi-potensi alam, melainkan juga ada pariwisata sejarah ideologi bangsa, yaitu Pancasila,"ujar mantan Sekda Kabupaten Ende. *(go)

Iklan

Iklan