MANGGARAI, MUTIARA Timur– Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau pelayanan kesehatan pascagempa di Rumah Sakit Lapangan Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, Kamis, 10 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi dan disambut Bupati Manggarai Heribertus Nabit. Keduanya kemudian meninjau langsung aktivitas pelayanan kesehatan yang sementara dipusatkan di area Stadion Golo Dukal.
Seluruh pelayanan RSUD Ben Mboi untuk sementara dialihkan ke rumah sakit lapangan menyusul kondisi pascagempa. Meski berada dalam situasi darurat, pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan.
Data yang disampaikan dalam kunjungan tersebut mencatat sebanyak 83 pasien rawat jalan dan 96 pasien rawat inap masih mendapatkan pelayanan kesehatan.
Gubernur meninjau Unit Gawat Darurat (UGD) yang terdiri atas dua tahap pelayanan dengan dukungan 11 tempat tidur. Pelayanan dokter dilaksanakan dalam tiga shift, dengan empat dokter pada setiap shift selama delapan jam.
Dari sisi tenaga kesehatan, ketersediaan sumber daya manusia dinilai masih mencukupi. Begitu pula dengan obat-obatan dan alat kesehatan untuk mendukung pelayanan. Namun, penggunaan tenda sebagai rumah sakit lapangan dinilai tidak dapat menjadi solusi dalam jangka panjang.
Gubernur Melki mengatakan tenda memiliki keterbatasan masa penggunaan, sementara pelayanan kesehatan harus tetap berlangsung dalam fasilitas yang aman dan layak sambil menunggu pembangunan rumah sakit permanen.
Karena itu, pemerintah mulai menyiapkan alternatif berupa fasilitas rumah sakit sementara dengan konsep modular atau knock down.
Bangunan modular merupakan fasilitas yang komponennya dapat diproduksi atau disiapkan terlebih dahulu, kemudian dirakit di lokasi dalam waktu relatif cepat. Fasilitas tersebut juga memungkinkan untuk dibongkar atau dipindahkan ketika rumah sakit permanen telah tersedia.
Konsep tersebut dinilai relevan untuk kondisi pascagempa karena memungkinkan pelayanan kesehatan tetap berjalan tanpa harus menunggu pembangunan gedung permanen selesai.
“Kalau tenda memang tidak bisa lama. Kita perlu pikirkan rumah sakit modular, knock down. Bangunannya jangan langsung kena tanah, harus ada jarak dari tanah ke lantai,” ujar Melki.
Menurut dia, pembangunan fasilitas sementara tersebut harus dipercepat mengingat kondisi cuaca dan musim hujan yang akan datang.
“Kita berburu dengan musim hujan. Saluran air sudah dibuat. Tetapi fasilitas rumah sakit sementaranya harus kita siapkan dengan baik,” katanya.
Selain ruang pelayanan umum, Gubernur menekankan pentingnya mempercepat penyediaan ruang operasi.
Menurut dia, ruang operasi dapat dirancang menggunakan struktur modular khusus yang pemasangannya lebih cepat, tetapi tetap memenuhi standar keselamatan dan pelayanan kesehatan.
“Ruang operasi penting untuk menjadi prioritas. Kita siapkan dengan konsep modular yang bisa dibangun lebih cepat, tetapi tetap memenuhi standar pelayanan,” tegasnya.
Dari sisi obat-obatan, alat kesehatan dan tenaga kesehatan, kebutuhan pelayanan saat ini relatif aman. Pemerintah selanjutnya diarahkan untuk mempercepat pembangunan fasilitas fisik serta sarana pendukung rumah sakit sementara.
Untuk memperkuat pelayanan kesehatan di tengah kondisi pascagempa, Kementerian Kesehatan juga menyiapkan tambahan 60 tenaga kesehatan.
Gubernur Melki meminta seluruh tenaga kesehatan tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama menjalankan tugas pelayanan dalam situasi darurat.
Di sela kunjungan, Gubernur menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan salah seorang pasien, Yoseph Ngadut, sastrawan dan budayawan Manggarai.
Pertemuan keduanya berlangsung hangat. Yoseph Ngadut turut menyampaikan doa dan harapan bagi Gubernur serta seluruh jajaran pemerintah yang sedang bekerja menangani dampak gempa di Flores.
Gubernur kemudian mendoakan agar seluruh pasien segera memperoleh kesembuhan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Manggarai dapat kembali berjalan normal.
Pemerintah Provinsi NTT menilai percepatan penyediaan fasilitas kesehatan sementara menjadi penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama proses pemulihan pascagempa berlangsung.*** ah
