SIKKA, MUTIARA TIMUR — Dua pekan setelah gempa bumi mengguncang Flores, persoalan air bersih masih menjadi beban bagi warga Dusun Tour Orin Bao, RT 01/RW 001, Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
Warga mengaku aliran PAM di wilayah tersebut belum kembali normal sejak gempa. Kondisi ini membuat kebutuhan air sehari-hari menjadi persoalan yang harus mereka atasi sendiri.
Mama Tin, salah seorang warga, mengatakan masyarakat terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan minum. Namun, kebutuhan air tidak berhenti pada konsumsi. Warga juga membutuhkan air untuk mandi, mencuci pakaian, memasak dan keperluan rumah tangga lainnya.
“Sudah dua minggu air tidak mengalir. Kami beli galon untuk minum. Untuk mandi dan cuci bagaimana?” keluh Mama Tin.
Menurut warga, persoalan tersebut terasa semakin berat karena iuran PAM disebut tetap berjalan meski air belum mengalir ke rumah-rumah mereka. Warga berharap kondisi ini mendapat perhatian serius dan ada kejelasan mengenai pemulihan layanan air bersih pascagempa.
Di tengah keterbatasan tersebut, warga Dusun Tour Orin Bao mendapat bantuan dari tim relawan kemanusiaan PT Plesart Tambang Kencana (PTK) dan PT Indo Muro Kencana (IMK), Jumat, 21 Agustus 2026.
Tim yang berada di bawah koordinasi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu tidak hanya membawa bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Sejumlah bantuan kebutuhan pokok disalurkan kepada warga, antara lain beras, air mineral, mi instan, minyak goreng, telur, biskuit, sarden dan gula pasir. Tenaga kesehatan juga melakukan pemeriksaan terhadap warga serta memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Kehadiran tim tersebut menjadi sedikit angin segar bagi warga yang masih menghadapi dampak gempa, terutama mereka yang mengungsi secara mandiri dan belum sepenuhnya memperoleh bantuan.
“Kami bersyukur dapat bantuan. Ada sembako dan pengobatan gratis. Ini sangat membantu kami,” kata Mama Tin.
Meski demikian, warga menegaskan bahwa bantuan pangan dan pengobatan hanya menjawab sebagian kebutuhan. Persoalan air bersih tetap menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diselesaikan.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera memulihkan jaringan PAM di wilayah mereka. Mereka juga meminta distribusi bantuan pascagempa terus dilakukan secara merata, terutama kepada warga yang masih mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Bagi warga Tour Orin Bao, gempa bukan hanya meninggalkan kerusakan pada bangunan. Setelah guncangan berhenti, persoalan air bersih justru menjadi salah satu ujian yang harus mereka hadapi setiap hari. **ah


