SIKKA, MUTIARA TIMUR — Di tengah warga yang masih membersihkan sisa kerusakan akibat gempa, bantuan pangan tiba di Desa Koting B, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka.
Relawan Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) Kabupaten Sikka menyalurkan bantuan sembako kepada 40 kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat gempa, Jumat, 21 Agustus 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Relawan Barisan Muda PAN, Rikardus Tola, SH. Paket logistik yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya.
“Kami hadir bergerak cepat sebagai bentuk solidaritas nyata untuk saudara-saudara kita di Desa Koting B. Kehilangan atau kerusakan rumah tentu menjadi pukulan berat, dan kami berharap paket sembako ini dapat memenuhi kebutuhan pangan darurat warga selama masa pemulihan,” ujar Rikardus di lokasi pembagian.
Bagi warga, bantuan tersebut datang ketika aktivitas sehari-hari belum sepenuhnya pulih. Sebagian masih berkutat dengan puing-puing rumah dan memilih mengungsi secara mandiri karena kondisi bangunan yang rusak.
Penjabat Kepala Desa Koting B, Simon Sualaga, S.STP, menyampaikan apresiasi kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan BMPAN yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Partai Amanat Nasional dan BMPAN yang sudah membantu warga korban gempa,” kata Simon.
Salah seorang warga terdampak, Hildegardis Mince, juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan melalui Anggota DPR RI Ahmad Yohan.
“Kami bersyukur karena kami juga dibantu. Kami juga terdampak meski kami mengungsi mandiri di rumah kami,” ujarnya.
Menurut warga, bantuan tersebut terasa tepat waktu. Selain masih menghadapi kerusakan rumah, masyarakat juga belum dapat kembali beraktivitas secara normal karena sebagian waktu mereka tersita untuk membersihkan puing-puing bangunan.
Bantuan sembako itu setidaknya memberi ruang bagi warga untuk berkonsentrasi pada proses pemulihan, sementara kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi di tengah situasi pascagempa. **ah

