Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah

Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Maumere – Deru mesin jahit terdengar pelan dari ruang pelatihan Yayasan Help Flores. Di balik lembaran kain yang mulai terbentuk menjadi pola pakaian, tersimpan harapan besar tentang masa depan yang lebih mandiri bagi penyandang disabilitas.

Harapan itu kini mulai diwujudkan melalui pelatihan menjahit yang kembali digelar Yayasan Help Flores. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki keterampilan produktif yang dapat menunjang kehidupan ekonomi mereka.

Pelatihan kali ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan kerja sama yang terjalin antara Yayasan Help Flores dan Forum Pemerhati Anak dan Disabilitas Mapitara (FPADM). Melalui kolaborasi tersebut, dua peserta disabilitas, seorang laki-laki dan seorang perempuan, diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan.

Bagi Ketua FPADM, Andreas Akiles, keberhasilan mengikutsertakan peserta dalam pelatihan ini menjadi kebahagiaan tersendiri. Sebab, di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki organisasi, kesempatan belajar bagi penyandang disabilitas tetap bisa diperjuangkan.

“FPADM sebenarnya tidak memiliki kekuatan finansial yang besar. Kami hanya memiliki semangat dan kepedulian terhadap teman-teman disabilitas. Karena itu saya bangga ketika ada pihak yang bersedia membuka ruang dan kesempatan seperti yang dilakukan Yayasan Help Flores,” kata Andreas Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Andreas, akses terhadap pendidikan keterampilan masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak penyandang disabilitas, terutama mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Karena itu, program-program pelatihan seperti ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka peluang usaha di masa depan.

Perwakilan Yayasan Help Flores, Mama Grasi, mengatakan pihaknya meyakini setiap individu memiliki potensi yang layak dikembangkan tanpa memandang kondisi fisik yang dimiliki.

“Kami ingin teman-teman disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Menjahit bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga tentang membangun kemandirian dan keyakinan bahwa mereka mampu berkarya,” ujarnya.

Di tengah berbagai keterbatasan yang masih dihadapi penyandang disabilitas, kolaborasi antara organisasi sosial dan komunitas lokal menjadi bukti bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana. Sebuah mesin jahit, selembar kain, dan kesempatan belajar bisa menjadi pintu masuk menuju kehidupan yang lebih baik.

Yayasan Help Flores berharap pelatihan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas di berbagai wilayah Flores. Sebab, bagi mereka, pemberdayaan bukan sekadar program, melainkan investasi kemanusiaan yang dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Di ruang pelatihan itu, para peserta memang sedang belajar menjahit. Namun sesungguhnya, mereka sedang menjahit mimpi, kepercayaan diri, dan masa depan yang selama ini ingin mereka raih. **arishalilintar 

Baca Juga
Tag:
  • Daerah
Bagikan:
Berita Terkait
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
Berita Terbaru
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
  • Menjahit Asa di Tengah Keterbatasan: Help Flores dan FPADM Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Misa Perdana RP. Makarius Sungga, CMF Berlangsung Khidmat, RP. Dr. Christ Djawa: Kasih Adalah Dasar Hidup Imamat

  • Jiwa Besar Presiden Prabowo Evaluasi MBG dan Efisiensi Anggaran Percepat Pembangunan Daerah Miskin di Indonesia Timur

  • Christian Widodo Kukuhkan PKBI Kota Kupang, Daerah Pertama di NTT yang Miliki Tim Eksekutif

  • Tembok Tinggi Polres Sikka Jadi Sorotan: Benteng Keamanan atau Simbol Jarak dengan Rakyat?

  • Grace Natalie Minta PSI NTT Perkuat Struktur hingga Desa, Bidik Kemenangan Besar pada Pemilu 2029

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.