Undana Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Ngada, Riset Kampus Didorong Jadi Solusi Nyata Pembangunan Daerah

KUPANG, MUTIARA TIMUR – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah di Nusa Tenggara Timur. Kampus ini mengalokasikan dana Rp1 miliar untuk mendukung riset strategis di Kabupaten Ngada guna mencari solusi nyata bagi berbagai persoalan pembangunan daerah.

Program tersebut merupakan bagian dari skema “Riset Berdampak” yang dirancang agar hasil penelitian para akademisi tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Rektor Universitas Nusa Cendana, Jefri Semuel Bale, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh lagi terjebak dalam paradigma “menara gading” yang jauh dari realitas sosial. Menurutnya, riset kampus harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Setiap penelitian harus memberikan dampak nyata. Kampus harus hadir membantu daerah mencari solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Melalui dukungan dana tersebut, para peneliti Undana akan melakukan kajian multidisiplin yang berfokus pada sejumlah sektor prioritas pembangunan di Kabupaten Ngada.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain: penguatan ekonomi masyarakat; pengembangan sektor pertanian dan pariwisata; pengelolaan potensi sumber daya alam; peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hasil riset yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rekomendasi kebijakan berbasis data ilmiah bagi pemerintah daerah sekaligus memberikan solusi praktis bagi masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari langkah besar Universitas Nusa Cendana dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan di Nusa Tenggara Timur.

Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan kebijakan pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga didukung oleh hasil riset dan kajian ilmiah yang kuat.

Dengan langkah ini, Undana berharap kehadiran kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi motor inovasi dan solusi pembangunan bagi daerah-daerah di NTT, termasuk Kabupaten Ngada. **go


Iklan

Iklan