Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • akademisi Undana
  • jabatan Sekda
  • Josef Nai Soi
  • Kupang
  • Ngada
  • Nusa Tenggara Timur
  • pemerintahan daerah NTT
  • polemik Sekda Ngada
  • politik NTT
  • Sekda Ngada
  • tata kelola pemerintahan
  • Universitas Nusa Cendana

Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

 

Kupang, Mutiara-Timur.com – Polemik pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngada menjadi perhatian kalangan akademisi di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Dalam sebuah diskusi akademik, para pakar menilai persoalan tersebut penting dilihat dari perspektif hukum pemerintahan serta hubungan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Salah satu akademisi Undana, Dr. Aholiab Watloly, menilai polemik yang muncul tidak semata berkaitan dengan figur pejabat yang dilantik, tetapi lebih pada aspek tata kelola pemerintahan yang harus berjalan sesuai aturan.

“Pengisian jabatan strategis seperti Sekda harus mengikuti mekanisme yang diatur dalam regulasi. Di sinilah pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat agar tidak terjadi perbedaan tafsir kewenangan,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Menurutnya, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah memiliki fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan kabupaten/kota. Karena itu, proses administrasi pemerintahan perlu dijalankan secara harmonis agar tidak memicu konflik kewenangan.

Pendapat senada disampaikan akademisi FISIP Undana lainnya, Dr. Maxi Hali, yang menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam menjalankan regulasi pemerintahan daerah.

“Dalam sistem pemerintahan kita, ada hirarki dan mekanisme koordinasi yang harus dijaga. Jika setiap level pemerintahan memahami perannya dengan baik, maka polemik administratif seperti ini dapat diminimalkan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi kunci dalam birokrasi daerah karena berfungsi sebagai penggerak utama roda pemerintahan dan penghubung antara kepala daerah dengan perangkat daerah.

Sementara itu, mantan Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nai Soi, yang turut memberikan pandangan dalam forum tersebut menegaskan bahwa persoalan pengisian jabatan di daerah harus diselesaikan melalui mekanisme konstitusional dan dialog antar lembaga pemerintahan.

“Yang terpenting adalah menjaga stabilitas pemerintahan. Perbedaan pandangan boleh saja terjadi, tetapi harus diselesaikan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat,” kata Nai Soi.

Ia juga mengingatkan bahwa polemik yang berkepanjangan berpotensi mengganggu kinerja birokrasi serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Karena itu, para akademisi berharap polemik terkait Sekda Ngada dapat menjadi pembelajaran bagi penguatan tata kelola pemerintahan daerah di Nusa Tenggara Timur, terutama dalam memastikan setiap kebijakan administratif berjalan sesuai regulasi dan prinsip profesionalitas birokrasi. **go

Baca Juga
Tag:
  • akademisi Undana
  • jabatan Sekda
  • Josef Nai Soi
  • Kupang
  • Ngada
  • Nusa Tenggara Timur
  • pemerintahan daerah NTT
  • polemik Sekda Ngada
  • politik NTT
  • Sekda Ngada
  • tata kelola pemerintahan
  • Universitas Nusa Cendana
Bagikan:
Berita Terkait
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
Berita Terbaru
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
  • Akademisi Undana Bedah Polemik Sekda Ngada, Josef Nai Soi Tekankan Pentingnya Harmonisasi Pemerintahan
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Jiwa Besar Presiden Prabowo Evaluasi MBG dan Efisiensi Anggaran Percepat Pembangunan Daerah Miskin di Indonesia Timur

  • Christian Widodo Kukuhkan PKBI Kota Kupang, Daerah Pertama di NTT yang Miliki Tim Eksekutif

  • Tembok Tinggi Polres Sikka Jadi Sorotan: Benteng Keamanan atau Simbol Jarak dengan Rakyat?

  • Grace Natalie Minta PSI NTT Perkuat Struktur hingga Desa, Bidik Kemenangan Besar pada Pemilu 2029

  • Misa Perdana RP. Makarius Sungga, CMF Berlangsung Khidmat, RP. Dr. Christ Djawa: Kasih Adalah Dasar Hidup Imamat

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.