Kupang — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 2 Kupang, Yohanes Lomi, Kamis (5/2/26) menekankan pentingnya ketelitian dan kepatuhan terhadap regulasi dalam proses penetapan calon siswa eligible tahun ajaran 2026. Hal ini disampaikan menyusul tahapan finalisasi data calon siswa eligible yang telah diinput ke dalam aplikasi resmi sesuai ketentuan.
Berdasarkan data sementara, SMKN 2 Kupang memperoleh kuota sebanyak 248 siswa, dengan jumlah calon siswa eligible yang telah terdata mencapai 180 orang atau sekitar 73 persen. Angka ini menunjukkan progres positif dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh unsur sekolah untuk memastikan keakuratan data.
Menurut Yohanes Lomi, tahapan verifikasi merupakan proses krusial yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan agar seluruh Ketua Program Keahlian (Kepro) aktif berkoordinasi dengan Wali Kelas (Walkes) di masing-masing jurusan guna memastikan kesesuaian data sebelum proses finalisasi dikunci dalam sistem.
“Kami tidak ingin mengulang kesalahan tahun sebelumnya. Seluruh tahapan harus dijalankan sesuai aturan, mulai dari pendataan, verifikasi, hingga penetapan siswa eligible,” tegas Yohanes Lomi.
Ia menjelaskan bahwa kegagalan penetapan eligible pada tahun lalu terjadi akibat tidak dijalankannya tahapan prosedural secara utuh oleh pimpinan sementara saat itu. Oleh karena itu, pada tahun 2026 pihak sekolah berkomitmen memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan disiplin administrasi.
Tahapan Penginputan Data Calon Eligible
Yohanes Lomi memaparkan bahwa proses penetapan calon siswa eligible di SMKN 2 Kupang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:
Tahap pertama, finalisasi daftar siswa eligible sesuai jurusan. Nama siswa ditetapkan satu per satu berdasarkan jurusan, kemudian dilakukan penguncian (finalisasi) data jurusan.
Tahap kedua, finalisasi kurikulum dengan penginputan mata pelajaran sejak semester satu.
Tahap ketiga, finalisasi nilai mata pelajaran dari semester satu hingga semester dua. Proses ini ditangani oleh operator sekolah dan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu hingga seluruh data 180 siswa dinyatakan siap.
Setelah seluruh tahapan selesai, para siswa dapat melanjutkan pendaftaran secara mandiri menggunakan akun masing-masing sesuai pilihan jurusan dan perguruan tinggi tujuan.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam sistem terbaru, siswa tidak dapat memilih dua pendanaan atau dua jalur sekaligus, seperti yang sempat terjadi pada tahun sebelumnya. Setiap siswa harus menentukan pilihan secara jelas, baik pada jenjang D3, D4, maupun program studi lain sesuai kemampuan akademik dan kondisi finansial.
“Kami targetkan seluruh data sudah benar-benar valid sebelum finalisasi. Ini demi kepentingan siswa dan untuk menjaga kredibilitas SMKN 2 Kupang,” pungkasnya.**go
