Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Ekonomi Biru
  • Ekonomi Hijau
  • Maggot Organik
  • Pengelolaan Sampah Terpadu
  • Pirolisis Plastik
  • Seminar Sainstek VII
  • TPST Kota Kupang
  • Undana Kupang
  • Wali Kota Kupang

Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

 


"Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memaparkan roadmap pengelolaan sampah terpadu di Seminar Nasional Sainstek VII Undana. Ia dorong generasi muda jadi motor ekonomi hijau dan biru berkelanjutan."

Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memaparkan roadmap pengelolaan sampah terpadu Kota Kupang saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Sainstek VII di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (18/9/2025).

Wali Kota menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bernilai ekonomi. Sistem terpadu dimulai dari rumah tangga dengan tiga jenis tempat sampah terpilah: hijau (organik), kuning (non-organik), dan merah (berbahaya). Sampah kemudian diangkut ke TPS kelurahan, lalu ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di tingkat kecamatan.

“Targetnya, 85 persen sampah bisa diolah di TPST kecamatan, sementara hanya 15 persen residu yang dibawa ke TPA,” ungkap dr. Christian.

Di TPST, sampah akan diolah dengan teknologi sederhana seperti mesin pencacah plastik, pencetak batako, hingga budidaya maggot. Pemerintah pusat juga mendukung melalui fasilitas pirolisis yang mampu mengubah plastik menjadi bahan bakar.

Meski terkendala anggaran, program ini tetap berjalan berkat dukungan CSR dari swasta, perbankan, masyarakat, hingga kampus. Kini sudah ada lebih dari 800 unit tempat sampah terpilah di Kota Kupang.

Selain pemaparan teknis, Wali Kota juga memberikan motivasi dengan tiga prinsip hidup: fokus, adaptasi, dan konsistensi. Ia berharap generasi muda menjadi motor penggerak ekonomi hijau dan ekonomi biru di masa depan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, mengapresiasi langkah Pemkot Kupang. Menurutnya, mahasiswa Undana sejak lama sudah terlibat dalam inovasi pengolahan sampah, termasuk membuat paving block dan pot bunga dari plastik daur ulang. *(go)



Baca Juga
Tag:
  • Ekonomi Biru
  • Ekonomi Hijau
  • Maggot Organik
  • Pengelolaan Sampah Terpadu
  • Pirolisis Plastik
  • Seminar Sainstek VII
  • TPST Kota Kupang
  • Undana Kupang
  • Wali Kota Kupang
Bagikan:
Berita Terkait
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
Berita Terbaru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
  • Wali Kota Kupang Paparkan Roadmap Sampah Terpadu di Undana, Dorong Ekonomi Hijau dan Biru
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Wali Kota Kupang Lantik 148 Pejabat, Para Lurah Diwanti-Wanti Jalankan Tugas dan Jaga Integritas

  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

  • Ironi Pelabuhan Tenau: Taksi Online Tak Boleh Masuk, Penumpang Harus Jalan Kaki Keluar Pelabuhan

  • “Mau Sampai Kapan?” Kendaraan Online Dilarang Masuk Tenau, Netizen Tagih Peran Pemerintah dan DPRD NTT

  • Sekolah Inpres Liliba Kota Kupang Lestarikan Budaya NTT, Sanggar Aroma Santalum Jadi Langganan Tampil Sambut Pejabat

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.