Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • bantuan rumah Kupang
  • CSR Bank NTT
  • dr. Christian Widodo
  • program kemanusiaan Pemkot Kupang
  • rumah layak huni
  • warga kurang mampu

Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kota Kupang,Mutitara-Timur.com — Bukan karena bencana, bukan karena musibah—tapi karena kebahagiaan. Itulah alasan Agustina Joni dan Nitanael Baimnune menitikkan air mata saat berdiri di depan rumah baru mereka, Kamis (10/7). Rumah yang bukan mereka beli, tapi mereka terima sebagai bentuk kasih dan kepedulian dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Tanpa seremoni besar, tanpa gembar-gembor kamera, 30 unit rumah layak huni diserahkan kepada warga kurang mampu di Kelurahan Naikolan, hasil kolaborasi Pemkot Kupang dan Bank NTT lewat program CSR 2024. Dari jumlah itu, 28 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 2 unit bagi korban bencana.

Pembangunan dikerjakan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dengan pendekatan profesional, transparan, dan berorientasi manfaat.

"Saya tidak sangka. Tuhan kirim berkat lewat Bapak Wali Kota. Terima kasih banyak. Saya cuma bisa doakan beliau sehat terus," kata Agustina dengan suara bergetar.

Sementara Nitanael, yang berdiri memandangi pintu rumah barunya dengan mata berkaca, berkata: "Terima kasih... ini lebih dari yang saya impikan. Semoga banyak warga lain juga bisa merasakan seperti saya."

Selain Agustina dan Nitanael, tiga penerima lainnya adalah Jefri A. Kune, Jens Ayub Dudu, dan Daniel Babu.

Di hadapan warga, Wali Kota dr. Christian Widodo tak banyak beretorika. Ia hanya menegaskan satu hal:

 "Memimpin itu bukan soal duduk di kursi kekuasaan. Memimpin berarti melayani. Dan melayani itu harus nyata."

Program bantuan rumah ini bukan satu-satunya inisiatif Pemkot Kupang. Ada juga liang lahat gratis untuk warga miskin, lengkap dengan blok dan nomor, serta dana darurat medis bagi warga yang belum memiliki BPJS namun mengalami kondisi gawat darurat.

"Kalau ada anak dehidrasi atau orang tua sesak napas tapi belum punya BPJS, jangan disuruh pulang. Keselamatan dulu, administrasi belakangan," tegas dr. Christian.

Dalam keheningan, kerja pemimpin yang satu ini terus berjalan. Tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja. Tidak memburu tepuk tangan, tapi menjemput doa-doa diam dari warga kecil yang merasa diperhatikan.

" Kota Kupang tidak sedang bermimpi. Ini nyata. Rumah-rumah berdiri.  Harapan pun tumbuh kembali." *(go)


Baca Juga
Tag:
  • bantuan rumah Kupang
  • CSR Bank NTT
  • dr. Christian Widodo
  • program kemanusiaan Pemkot Kupang
  • rumah layak huni
  • warga kurang mampu
Bagikan:
Berita Terkait
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
Berita Terbaru
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
  • Air Mata Bahagia di Naikolan: Rumah Baru, Harapan Baru dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Saksi Anak Tanpa Pendamping, Penyidikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Sikka Disorot

  • Direktur STIKUM Prof. Yohanes Usfunan: "Kebebasan Berekspresi Harus Dibatasi demi Menjaga Martabat dan Ketertiban Umum," Orasi Ilmiah Wisuda Sarjana Hukum

  • Lulusan STIKUM Diminta Jadi Pembela Keadilan, Bukan Sekadar Penghafal Pasal

  • Sebulan Laporan KDRT di Rote Ndao, Terlapor IA Belum Diperiksa Penyidik Polres

  • Advokat Cinta Sikka Soroti Pemeriksaan Saksi Anak Tanpa Pendamping dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Penyandang Disabilitas

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.