Pelajaran Covid-19 Diwajibkan Pada Hari Pertama KBM di Sikka

Kupang,mutiaratimur.net-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M. Si, menegaskan kepada semua Sekolah baik SD maupun SMP di Kabupaten Sikka pada  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah, wajib menjelaskan tentang Covid-19, bahaya Covid dan upaya pencegahan serta penanganannya.

Bupati Sikka, yang akrab disapa Robi Idong menegaskan hal itu dalam amanatnya ketika memimpin apel launching KBM di Sekolah untuk SD dan SMP tingkat Kabupaten Sikka, yang bertempat di halaman, SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Selasa, 01/09/2020

Bupati Robi Idong, lebih lanjut mengatakan para Kepala Sekolah di tingkatan SD dan SMP yang hari ini mulai melaksanakan KBM di sekolah harus mengawasi anak-anak secara ketat dan tidak boleh lengah. Para guru dan siswa serta para pengunjung yang akan berurusan dengan Sekolah wajib menjalankan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

"Pembelajaran hari ini hanya tentang covid. Para Kepala Sekolah dan guru-guru
Guru dan kepsek tidak boleh lengah, tetap awasi anak-anak secara baik. Selalu ingatkan anak-anak untuk cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak, " tegasnya, sembari menambahkan para guru harus memberikan edukasi tentang Covid- 19 dan pelaksanaan New Normal.
Sejak hari pertama KBM di Sekolah, Selasa 01/09/2020, dan selanjutnya
Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka akan melakukan monitoring dan pengawasan di seluruh Sekolah.

Sementara itu, Kepala SDI Wairklau, Lud Anggraeini mengatakan, pihaknya merasa senang karena mulai KBM di Sekolah karena bisa dipantau secara terpadu, bila dibandingkan KBM di rumah warga. " Sesuai arahan Bapak Bupati, pelaksanaan KBM di Sekolah kami akan tetap sesuai dengan aturan Protokol kesehatan. Sistem pembelajaran dengan shift dan pembelajaran 3 hari tema-tema dan 3 Hari pendidikan umum, " kata Kepsek.***(vahumassikka)

Iklan

Iklan