Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Peternakan

Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF, Peternak Jangan Patah Semangat

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang,mutiaratimur.net

Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI,  Drh.  Fajar Sumping Caturasa,  P.hD pada Rapat Koordinasi Pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTT, Kamis (12/03) mengatakan, saat ini masyarakat peternak Indonesia  khususnya yang berada di NTT tengah galau karena African Swine Fever Virus/ASF yang menyebabkan ribuan ekor babi telah mati di daratan Timor ini.

"Ini merupakan masalah besar bangsa ini  yang membutuhkan kerja keras kita disertai inovasi agar kita segera terbebas dari virus ini.    Saya harap para peternak dan pedagang jangan patah semangat karena pemerintah berupaya keras untuk menolong masyarakat keluar dari masalah ini," kata dia.

Menurut dia, jajaran Kementan RI selalu berinovasi dengan menggulirkan berbagai program andalan  diantarnya : Sikomandan : Sapi Kerbau,  Komoditi Andalan Negeri,  merupakan kelanjutan dari program Upsus Siwab : upaya khusus sapi indukan wajib bunting  dan Kostratani : Komando Strategi. Pertanian : yang maju,  mandiri dan. moderen.
Panitia pelaksana Rakor, Kanisius Karni yang juga Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Peternakan Provinsi NTT dalam laporannya mengaku, kegiatan Rakor digelar selama dua hari.  Rakor ini dimaksudkan untuk koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan antara Pemerintah Pusat, Pemprov NTT dan Pemkab/Pemkot se NTT, kata Karni.

Para peserta Rakor sebut dia, diundang para Kepala Dinas (Kadis) Peternakan yang menangani fungsi peternakan kabupaten/kota sebanyak 22 orang, para Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner kabupaten/kota sebanyak 22 orang dan para Kepala Seksi (Kasie), Koordinator  Rekorder yang menangani Sikomandan kabupaten/kota sebanyak 66 orang.***

 (France Tiran, SS/Kasubag Pelmas dan Hubungan Kelembagaan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Baca Juga
Tag:
  • Peternakan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
Berita Terbaru
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
  • Ribuan Ekor Ternak Babi Mati Kena Virus ASF,  Peternak Jangan Patah Semangat
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal






Terpopuler
  • Pasutri di Oebufu Kupang Digerebek! Cetak Uang Palsu dari Kos, Edar hingga Seluruh Indonesia

  • 12 Guru Nuba Arat Tuntut Kepsek Diganti, Duka Kematian Rekan Picu Mogok KBM

  • Hibah Air Miliaran Disorot, Tim 9 Desak Kejelasan Direktur PDAM Bantah dan Tantang Bukti

  • Guru Nuba Arat Segel Ruang Kepsek, Tegangan Konflik Kian Memanas

  • Ruang Kepsek Disegel, KBM Lumpuh dan MBG Terhenti—Sekolah Dijanjikan Normal Besok

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.