Mutiara Timur- Sebuah pemandangan yang mengharukan tentang toleransi dan persaudaraan sejati terjadi di Lingkungan St. Anibale, Titir, Paroki Stasi Pusat Katedral Maumere. Dalam prosesi Arca Bunda Maria yang dilaksanakan pada setiap Komunitas Basis Gerejani (KBG), saudara-saudari Muslim turut serta dengan sukarela membantu mengusung Arca Bunda Maria.
Peristiwa ini menjadi bukti hidup bahwa iman yang dihayati dengan baik justru mendorong kasih yang lebih luas kepada sesama.
Ketua Lingkungan St. Anibale, Klemens Da Rato, menegaskan bahwa pelaksanaan prosesi Arca Bunda Maria merupakan bagian dari penghayatan iman dan devosi umat Katolik. Namun maknanya jauh melampaui ritual rohani.
"Kegiatan ini tidak hanya memiliki makna rohani, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, kekeluargaan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Klemens.
Lingkungan St. Anibale sendiri merupakan komunitas heterogen yang terdiri atas berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya. Di tengah keberagaman itu, kehidupan toleransi telah tumbuh dengan baik dan dirasakan secara nyata.
Keterlibatan warga Muslim, kata Klemens, adalah contoh konkret solidaritas antar-manusia. Partisipasi tersebut tidak dimaknai sebagai perpindahan keyakinan atau keterlibatan dalam pengakuan iman Katolik.
"Ini adalah bentuk penghormatan, kepedulian, dan dukungan terhadap kehidupan bersama. Persaudaraan tidak mengharuskan kita memiliki keyakinan yang sama, tetapi mengajak kita untuk saling menghormati, saling membantu, dan hidup bersama dalam kasih," tegasnya.
Secara konstitusional, tindakan ini sejalan dengan semangat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin kebebasan beragama. Sementara dalam ajaran Gereja Katolik, umat diajak untuk membangun dialog dan bekerja sama demi kebaikan bersama.
Klemens berharap kebersamaan yang telah terbangun di St. Anibale terus dipelihara sebagai teladan toleransi dan kerukunan bagi generasi muda.
"Berbeda keyakinan, tetapi tetap satu dalam persaudaraan," tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada OMK - Eman, Yosi, Alwin dan Ade-Ade OMK dari lingkungan lain, para Ketua KBG dan pengurus, serta seluruh umat Lingkungan St. Anibale. Secara khusus, terima kasih tulus disampaikan kepada saudara-saudari Muslim yang telah membantu dengan penuh sukarela. *Aris Halilintar*


