Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • budaya sehat di sekolah
  • Dumuliahi Djami
  • FKM
  • Kadis Pendidikan dan Kebudayaan
  • lomba sekolah sehat
  • program sekolah sehat
  • sekolah sehat

Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang - KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis P dan K) Kota, Dumuliahi Djami, menegaskan pentingnya membangun budaya sekolah sehat yang menyeluruh melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Program "Sekolah Sehat" yang tengah digagas tak hanya berorientasi pada lomba, tetapi sebagai gerakan jangka panjang untuk membentuk generasi yang sadar akan pentingnya hidup sehat.

"Versi kita tentang sekolah sehat bisa saja berbeda dengan versi akademik FKM. Tapi dengan kerja sama ini, kita menyatukan visi untuk menciptakan sekolah yang benar-benar sehat," ujar Dumuliahi Djami di sela-sela Rapat bersama para Kepala Sekolah SD/Mi dan SMP/MTS pasa Rabu, (09/04) hotel Neo Aston.

Dalam upaya mewujudkan target tersebut, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan FKM, termasuk menghadirkan Pak Apris dan tim dari Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), untuk menjadi bagian dari proses penjaringan dan penilaian. Lomba Sekolah Sehat akan dilaksanakan sepanjang bulan April, dengan pemenang diumumkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus.

Namun menurut Dumuliahi, ini bukan sekadar lomba. "Ini adalah batu pijakan agar sekolah bisa membudayakan perilaku sehat. Kita ingin membentuk generasi baru yang bisa membawa semangat sekolah sehat ke rumah dan lingkungan mereka."

Aspek yang dinilai dalam lomba ini mencakup manajemen sampah, kebersihan lingkungan, edukasi anti-bullying, hingga partisipasi seluruh elemen sekolah — siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Sekolah yang unggul nantinya akan dijadikan sekolah rujukan.

“Kalau bisa ada dua, tiga, bahkan lima sekolah yang jadi model, maka sekolah lain bisa belajar langsung dari mereka. Inilah bentuk kolaborasi nyata menuju pendidikan yang sehat dan berbudaya,” pungkasnya.

Rapat Dinas P dan K Kota Kupang ini juga diakhiri dengan penandatanganan kontrak kerja sama dengan FKM Undana sebagai tim juri independen lomba kebersihan sekolah. *(go)





Baca Juga
Tag:
  • budaya sehat di sekolah
  • Dumuliahi Djami
  • FKM
  • Kadis Pendidikan dan Kebudayaan
  • lomba sekolah sehat
  • program sekolah sehat
  • sekolah sehat
Bagikan:
Berita Terkait
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
Berita Terbaru
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
  • Kadis P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami: Sekolah Sehat Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal







Terpopuler
  • RDP Sikka Memanas, DPRD Tagih “Jaringan Pusat” Bupati: Janji Kampanye Dipertanyakan di Hadapan 725 Nakes

  • Lengkap Secara Administratif, Kosong Secara Substansi? Sorotan Tajam ke Polres Sikka, Harapan pada Kejaksaan

  • ROKOK ILEGAL MENJAMUR DI SIKKA: DISTRIBUSI DIDUGA BEROPERASI DI TOKO CEMERLANG, JLN GAJA MADA, NEGARA Di MANA?

  • Kematian Ade Noni: Jaringan HAM Sikka Soroti Kejanggalan Penyidikan dan Desak Peninjauan Ulang Pasal

  • Konstruksi Hukum Kasus Penganiayaan di Adonara Disorot: AKPERSI Flores Timur Minta Penerapan Pasal Berlapis Tanpa Reduksi

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.