Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Pendidikan

Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang, Mutiara-Timur.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang bergerak cepat menyikapi viralnya video seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang menangis histeris hingga tergeletak di lantai. Peristiwa yang menyita perhatian publik itu diduga berkaitan dengan persoalan akademik menjelang ujian hasil skripsi.

Video berdurasi sekitar 31 detik tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang mahasiswi yang belakangan diketahui bernama Jessica Sofia Tunardjo menangis histeris, sementara keluarga berusaha menenangkan kondisinya.

Peristiwa itu memunculkan beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet menyampaikan keprihatinan dan berharap kampus memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab kejadian tersebut, sekaligus memastikan perlindungan terhadap kesehatan mental mahasiswa.

Dalam narasi yang beredar di media sosial disebutkan bahwa Jessica mengalami tekanan psikologis setelah diminta mengganti dosen penguji sesaat sebelum pelaksanaan ujian hasil skripsi. Beredar pula informasi bahwa sebelumnya ia telah beberapa kali mengalami penundaan jadwal ujian proposal.

Namun demikian, pihak Universitas Nusa Cendana menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar di media sosial masih harus diverifikasi melalui investigasi resmi agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui.

Wakil Rektor IV Universitas Nusa Cendana, Philiphi de Rozari, mengatakan pimpinan universitas telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

"Pada prinsipnya kami masih dalam proses investigasi terkait kejadian tersebut. Kami meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada tim untuk bekerja sehingga fakta-fakta yang sebenarnya dapat terungkap," ujarnya dalam konferensi pers Kamis, (30/7/26).

Menurut Philiphi, tim investigasi akan meminta keterangan dari seluruh pihak yang berkaitan dengan proses akademik mahasiswa tersebut, mulai dari dosen pembimbing, dosen penguji, pimpinan fakultas hingga mahasiswa yang mengetahui kronologi kejadian.

Ia menegaskan, Universitas Nusa Cendana berkomitmen menjalankan investigasi secara objektif dan transparan tanpa memihak pihak mana pun.

Philiphi menegaskan, apabila hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran terhadap aturan akademik maupun etika profesi, universitas tidak akan ragu menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Bahkan sanksi sampai pemecatan itu ada apabila terbukti melakukan pelanggaran berat," tegasnya.

Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dunia akademik sekaligus memastikan seluruh sivitas akademika menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana, Apris Adu, menjelaskan bahwa Jessica merupakan mahasiswi semester 10 yang telah menyelesaikan seluruh mata kuliah dan telah lulus ujian proposal.

Saat ini, kata Apris, mahasiswa tersebut hanya tinggal menjalani ujian hasil dan ujian skripsi sebagai tahapan akhir sebelum menyelesaikan studinya.

Pihak fakultas juga telah mengunjungi Jessica yang sedang menjalani perawatan untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan kondisi kesehatannya. Selain itu, fakultas mulai meminta klarifikasi dari dosen pembimbing maupun dosen penguji sebagai bagian dari proses investigasi internal.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena dinilai tidak hanya berkaitan dengan mekanisme akademik, tetapi juga menyangkut kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

Berbagai kalangan berharap hasil investigasi nantinya dapat mengungkap fakta yang sebenarnya sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Selain itu, evaluasi terhadap sistem pelayanan akademik juga diharapkan menjadi bagian dari langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Universitas Nusa Cendana menyatakan akan menyampaikan hasil investigasi kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan selesai. Kampus menegaskan komitmennya untuk menjaga mutu pelayanan akademik, menegakkan aturan secara adil, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh mahasiswa. **usgo



Baca Juga
Tag:
  • Pendidikan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
Berita Terbaru
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
  • Kampus Undana Lakukan Investigasi Viralnya Mahasiswi Histeris Diduga Akibat Persoalan Skripsi
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Wali Kota Kupang Lantik 148 Pejabat, Para Lurah Diwanti-Wanti Jalankan Tugas dan Jaga Integritas

  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

  • Ironi Pelabuhan Tenau: Taksi Online Tak Boleh Masuk, Penumpang Harus Jalan Kaki Keluar Pelabuhan

  • Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Targetkan Balik Nama Sertifikat Maksimal 10 Hari, NTT Dapat Hadiah Natal Sertifikasi Tanah

  • Theo Widodo Ajak Warga Ikut Senam Jantung Sehat Gratis, YJI NTT Perkuat Edukasi Kesehatan Jantung

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.