Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Pendidikan

“Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

 

Maumere — Halaman SDI Misir tampak berbeda pada kegiatan Giat Literasi dan Sosialisasi Anti-Bullying yang digelar bersama Taman Baca Misir Tengah dan DPP Paroki Misir. Anak-anak duduk melingkar membaca buku, berdiskusi, lalu mendengarkan edukasi tentang bahaya perundungan di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Inpres XC Misir, Jalan Kolombeke, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok itu menjadi ruang bersama untuk menanamkan budaya membaca sekaligus membangun karakter anak sejak usia dini.

Kepala sekolah, Juliana Nona Janti, menilai penguatan literasi tidak bisa dipisahkan dari pembentukan sikap dan perilaku siswa di sekolah. Menurut dia, budaya membaca perlu dibarengi dengan pendidikan karakter agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan belajar yang sehat dan saling menghargai.

“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga membentuk cara berpikir dan cara anak memperlakukan sesamanya,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan itu turut melibatkan Seksi Pendidikan DPP Paroki Misir, Petrus Kapalet Lebao, bersama pemateri dari Taman Baca Misir Tengah, Ricardus Tola, S.H. Dalam sesi sosialisasi, Ricardus mengajak para siswa memahami dampak bullying terhadap psikologis anak serta pentingnya membangun sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.

Dengan pendekatan yang ringan dan komunikatif, para siswa diajak mengenali bentuk-bentuk perundungan yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari ejekan, intimidasi, hingga pengucilan terhadap teman sebaya.

Perwakilan Taman Baca Misir Tengah menjelaskan bahwa gerakan literasi yang mereka dorong tidak berhenti pada peningkatan kemampuan membaca. Literasi, kata mereka, juga berkaitan dengan pembentukan pola pikir kritis, kreativitas, serta empati sosial anak.

Sementara itu, pihak DPP Paroki Misir memberikan penguatan nilai moral dan spiritual kepada para siswa agar tumbuh sebagai pribadi yang peduli, penuh kasih, dan mampu menghargai perbedaan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa tampak aktif mengikuti sesi membaca bersama dan diskusi interaktif mengenai cara menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua anak.

Kolaborasi antara sekolah, komunitas literasi, dan lembaga gereja itu diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan bebas dari praktik perundungan. **arishalilintar 

Baca Juga
Tag:
  • Pendidikan
Bagikan:
Berita Terkait
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
Berita Terbaru
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
  • “Lawan Bullying Lewat Literasi”: SDI Misir Bangun Ruang Belajar Ramah Anak Bersama Komunitas dan Gereja
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Jiwa Besar Presiden Prabowo Evaluasi MBG dan Efisiensi Anggaran Percepat Pembangunan Daerah Miskin di Indonesia Timur

  • Christian Widodo Kukuhkan PKBI Kota Kupang, Daerah Pertama di NTT yang Miliki Tim Eksekutif

  • Bangun Identitas Kota Lewat Maskot dan Budaya, Pemkot Kupang Matangkan City Branding

  • Tembok Tinggi Polres Sikka Jadi Sorotan: Benteng Keamanan atau Simbol Jarak dengan Rakyat?

  • Grace Natalie Minta PSI NTT Perkuat Struktur hingga Desa, Bidik Kemenangan Besar pada Pemilu 2029

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.